Halo Semuanya! Kali ini saya akan membahas mengenai berat badan ideal.

Sumber : liputan6.com

Memiliki berat badan yang ideal merupakan keinginan bagi setiap orang, bahkan menurut saya memiliki berat badan ideal merupakan hal yang wajib karena menyangkut dengan kesehatan. Memiliki tubuh yang terlalu kurus atau terlalu gemuk merupakan suatu hal yang tidak bisa dipandang sebelah mata, karena efeknya akan kita rasakan pada saat tua nanti.  

Di saat masa pandemi seperti saat ini, orang-orang cenderung mengkonsumsi makanan secara berlebihan karena mereka kebanyakan melakukan Work from Home, School from Home, dan sejenisnya. Tentu saja memakan makanan atau cemilan sebagai teman WFH/SFH sangat mengasyikkan. Namun, mengkonsumsi makanan melewati batas kalori per hari merupakan hal yang buruk. Kita juga perlu menjaga asupan makanan kita dan jangan lupa berolahraga. Selain menjaga tubuh kita agar ideal, berolahraga dapat membantu memperkuat imun kita sehingga terhindar dari paparan virus. 

Nah, saya akan berbagi pengalaman yang saya alami akhir-akhir ini. Saat ini, bobot saya 87 kg, dimana sebelum masa pandemi bobot saya 79 kg. Itu artinya bobot saya naik 8 kg! Ini terjadi karena saya sering memakan makanan yang banyak mengandung minyak, mengonsumsi karbohidrat secara berlebihan, dan tidak pernah berolahraga. Di saat libur semester kemarin, setiap hari saya makan 4x sehari dengan porsi yang tidak bisa dikatakan sedikit. Tidak cukup sampai situ, saya bahkan menambah makan "jajan" seperti bakso, martabak, kebab, batagor, dan lain-lain sambil menonton film, drama, atau YouTube. Ampun deh 🤦! 

Setelah itu saya mengecek apakah berat badan saya melewati batas ideal (ya meskipun saya sudah tahu hasilnya apa hahaha). Saya mengecek menggunakan Body Mass Index (BMI)/Indeks Massa Tubuh (IMT) dan juga menggunakan Rumus Broca

IMT adalah indeks/skala yang digunakan untuk mengetahui gizi tubuh kita, apakah mengalami obesitas, berat badan kurang, atau normal. Skala ini dapat digunakan pada orang berusia 20 tahun keatas, untuk usia 20 kebawah skalanya berbeda. Berikut skala IMT menurut Kemenkes.


Bagaimana kita mengetahui skor IMT kita? 

Kalau dulu sih hitung manual pakai rumus, tapi berhubung jaman sudah modern, kita bisa menggunakan kalkulator IMT yang tersedia di website misalnya di Hellosehat.com (Klik Disini) atau bisa juga mengunduh aplikasi Kalkulator IMT di Telepon Pintar kamu. Dengan menggunakan kalkulator ini, kita hanya perlu memasukkan Tinggi Badan dan Berat Badanmu saja loh, praktis kan!

Selain IMT, ada juga penghitungan menggunakan Rumus Broca yang dapat memberitahu kita berat badan yang ideal. Rumus Broca ini berbeda antara Pria dengan Wanita, berikut rumusnya.

  • Pria: Berat badan ideal (kilogram) = [tinggi badan (sentimeter) – 100] – [(tinggi badan (sentimeter) – 100) x 10 persen]
  • Wanita: Berat badan ideal (kilogram) = [tinggi badan (sentimeter) – 100] – [(tinggi badan (sentimeter) – 100) x 15 persen]

Nah, setelah saya mendapatkan skor IMT saya yang berada di angka 28.7 dan berat badan ideal 66,6 (kita bulatkan 67 saja), lalu saya cocokkan dengan skala diatas dan hasilnya adalah Kelebihan Berat Badan tingkat Berat dan selisih berat badan saya saat ini dengan berat badan ideal saya sebesar 20 kg 😭. Dengan hasil ini, mau tidak mau, suka tidak suka saya harus melaksanakan DIET demi kesehatan saya sendiri.

Kesimpulan dari pembahasan di atas adalah apabila kita ingin melaksanakan Diet, kita harus mengetahui terlebih dahulu apakah kita membutuhkan Diet atau tidak, karena Diet tidak bisa dilakukan asal-asalan. Nanti saya bahas di postingan selanjutnya. 

Terima kasih para pembaca, dan kalau anda memiliki pertanyaan, pernyataan, atau pengalaman pribadi mengenai topik diatas bisa anda paparkan di kolom komentar ya, saya tunggu!

Salam sehat, Cheers!