Halo Semuanya! Bagaimana kabarnya? Semoga selalu baik-baik saja dan sehat selalu ya!

Pada postingan sebelumnya, saya sempat bilang bahwa diet tidak boleh dilakukan asal-asalan, karena tidak semua dari kita membutuhkan diet. Selain itu, apabila kita memiliki penyakit seperti Anemia, Asam Lambung, dan sejenisnya maka tidak disarankan untuk berdiet.

Sebetulnya saat masa liburan semester beberapa bulan yang lalu, saya sudah mencoba untuk berdiet, namun asal-asalan. Namun apakah yang saya maksud dengan diet asal-asalan? 

Jadi saya melakukan diet hanya dengan makan 1x sehari karena pada saat itu menurut saya sudah dapat dikatakan diet, tetapi malam harinya saya tetap ngemil makanan seperti kentang goreng, keripik kentang, martabak, makanan ringan, minuman kemasan yang mengandung gula tinggi, dan sejenisnya. Alhasil, berat badan saya bukannya turun malah naik (ya iyalah 😌). Dan satu hal lagi, saya tidak berolahraga! Padahal diet akan lebih maksimal dan memuaskan apabila diiringi dengan berolahraga. 

Diet yang asal-asalan dapat membahayakan diri loh. Berikut efek yang akan dirasakan tubuh apabila kita melakukan diet yang asal-asalan.

Asam lambung naik

Saat melewati jam makan, asam lambung biasanya akan naik. Dalam sebuah penelitian yang dilakukan di Rusia, dia meneliti kadar asam dalam perut manusia yang sering melompati jam makan,dan diketahui bahwa produksi asam lambung sangat berlebihan. 

Produksi asam tanpa makanan di perut sendiri mampu membakar lapisan perut atau yang biasanya dikenal dengan sebutan maag.

Makan berlebihan

Masalah kesehatan lain yang bisa timbul saat melewatkan jam makan adalah seseorang cenderung akan makan secara berlebihan begitu mendapatkan celah atau waktu untuk makan. Hal ini justru dapat membatalkan diet.

Diabetes

Saat kita melewati jam makan yang seharusnya, tubuh akan terasa lemas dan untuk memenuhi kebutuhan energi, kita cenderung akan selalu ingin mengkonsumsi makanan manis. Sementara konsumsi makanan manis saat perut kosong mampu menyebabkan lonjakan gula darah.

Lonjakan ini mampu menyebabkan ketidakseimbangan hormon insulin yang jika terjadi secara terus-menerus mampu menyebabkan diabetes.

Kelenjar tiroid melemah

Kelenjar tiroid adalah kelenjar yang mengatur metabolisme tubuh. Dan saat kita melewatkan jam makan, fungsi kelenjar tiroid akan melambat. Akibatnya semua fungsi metabolisme organ tubuh terganggu yang kemudian bisa menyebabkan pencernaan melambat, sembelit, kulit kering, hingga rambut rontok.

Stres dan Depresi

Stres biasanya muncul saat berada dalam tekanan. Saat stres, maka terjadi serangkaian hal yang terjadi di tubuh seperti napas menjadi sesak, otot menjadi kaku, jantung berdetak cepat, serta tekanan darah meninggi. Hal ini serupa terjadi saat kita melewatkan jam makan. Kita juga akan mengalami serangkaian gejala nyeri, sakit punggung, sakit leher, hingga perut yang melilit.

Selain stres, melewatkan jam makan juga bisa memicu depresi. Sebab saat merasa lapar dalam jangka waktu yang lama, tubuh akan sulit untuk mengontrol emosi dengan baik. Alhasil kita menjadi sering marah, sedih, dan berbagai macam emosi negatif lainnnya.

Kesimpulannya, diet tidak bisa dilakukan secara sembarangan, harus sesuai dengan prosedur yang ada. Jika kita melakukannya dengan sesuka hati tanpa mengikuti prosedur, maka bisa jadi bukan bobot ideal dan postur yang ideal yang akan kita dapatkan, malah sebaliknya. 

Nah, teman-teman pembaca bisa menambahkan masukan, baik itu pertanyaan, pernyataan, atau juga pengalaman pribadi di kolom komentar di bawah ya, pasti akan saya respon secepatnya. Saya tunggu ya!

Salam sehat semuanya, Cheers!